Rabu, 04 Maret 2026

gerbang logika

 gerbang logika

Sejarah

konsep gerbang logika berawal dari karya matematikawan Inggris George Boole pada tahun 1854 melalui aljabar Boolean. Ia mengembangkan sistem matematika yang hanya menggunakan dua nilai: benar (1) dan salah (0).Perkembangan penting berikutnya terjadi pada tahun 1930-an ketika Claude Shannon membuktikan bahwa aljabar Boolean dapat diterapkan dalam rangkaian listrik menggunakan sakelar (switch). Inilah dasar lahirnya sistem digital modern.Sejak ditemukannya transistor pada tahun 1947 dan berkembangnya sirkuit terpadu (IC), gerbang logika menjadi komponen utama dalam komputer, kalkulator, smartphone, dan berbagai perangkat elektronik digital lainnya.

Gambaran umum

Gerbang logika adalah rangkaian elektronik dasar yang digunakan untuk mengolah sinyal digital (0 dan 1).
Input → berupa sinyal biner (0 atau 1)
Proses → mengikuti aturan logika tertentu
Output → menghasilkan 0 atau 1

Contoh

1.AND
Output bernilai 1 jika kedua input bernilai 1.
Contoh: Lampu menyala jika sakelar A dan sakelar B sama-sama dinyalakan.


2.OR
Output bernilai 1 jika salah satu input bernilai 1.
Contoh: Lampu menyala jika sakelar A atau sakelar B dinyalakan.


3.NOT
Output adalah kebalikan dari input.
Contoh: Jika input 1 maka output 0, dan sebaliknya.


4.XOR
Output bernilai 1 jika kedua input berbeda.
Contoh: Lampu menyala jika hanya satu sakelar yang dinyalakan.